Rabu, 02 Januari 2013

Hakikat Sumber Daya Manusia

Bab : hakikat sumber daya manusia
PERTANYAAN DISKUSI
1)      Hakikat sumber daya manusia apa, yang berkaitan dengan operasional?
Hakikat sumber daya manusia yang diperlukan untuk bagian operasional adalah ”integrasi”. Arti dari integrasi itu sendiri adalh penyatuan atau bisa dibilang peleburan. Yaitu peleburan antara sumber daya manusia dan sumber daya organisasi.
Sumber daya organisasi : sumber daya individu (karyawan) yang dipimpin oleh satu individu yang lain (manajer).
Integrasi organisasi : Organisasi (manajer organisasi A) bersosialisasi dengan organisasi yang lain (manajer organisasi B).

2)      Kenapa Integrasi diperlukan dalam perusahaan?
Integrasi diperlukan untuk mencapai ”produktifitas & efektifitas” dalam perusahaan.
Produktifitas : perusahaan bisa menghasilkan barang atau jasa sesuai dengan target yang telah mereka rencanakan, sehingga bisa mendapat keuntungan atau laba yang maksimal.
Efektifitas : tidak tumpang tindih antara satu dengan yang lain, sehingga semuanya dapat bekerja diposnya masing-masing.
Efisiensi : tidak membuang-buang biaya produksi atau bisa dibilang hanya memakai yang diperlukan. Dengan kata lain menghemat (biaya, waktu, SDM dll)

3)      Hakikat manusia menurut sudut pandang?
Psikologi sosial yang diungkapkan oleh Maslow, Mc Gregor, Agyris,dan Hezberg.
Perilaku manusia
Ahli Etologi (sudut pandang manusia yang melihat manusia dari sisi binatang), diungkapkan oleh Ardrey, Ashley, dan Kafelas & Suojanen.
Budaya (segala sesuatu yang mengatur dan mengikat kita)



4)      Hubungan manusia di kehidupan sehari-hari?
Fisiologis: sandang, pangan, papan.
Sosial      : kebutuhan untuk berinteraksi, cinta, kasih sayang, rasa diterima.
Egoistik  : penghargaan, kekuasaan, kebasan, prestasi.
Bab 12 kompensasi
  1. 1.        Apa yang dimaksud dengan kompensasi?
Hak karyawan atau imbalan yang di terima atas hasil kerja yang telah dilakukan

  1. 2.        Apa perbedaan upah dengan gaji?
Gaji     : Penghasilan yang di bayar tetap.
Upah   : Penghasilan di bayar berdasarkan hasil kerja. Semakin banyak pekerjaan yang di hasilkan maka semakin banyak upah yang di terima dan sebaliknya

  1. 3.        Apa jenis dari kompensasi
Moneter                : Uang
Non Moneter        : Non Uang

  1. 4.        Apa tujuan kompensasi?
  • Untuk menarik para karyawan yang cakap ke dalam organisasi
  • Untuk memotivasi mereka mencapai prestasi yang unggul
  • Untuk menciptakan masa dinas yang panjang

  1. 5.        Faktor apa saja yang mempengaruhi kebijakan kompensasi
  • Permintaan dan Penawaran
  • Serikat-serikat buruh
  • Kemampuan untuk membayar
  • Produktivitas
  • Biaya hidup
  • Pemerintah

  1. 6.        Apa yang dimaksud dengan Adil pada kompensasi? Jelaskan!
Adil dalam kompensasi adalah “seimbang” dalam arti seimbang antara pekerjaan yang dilakukan dengan kompensasi yang di berikan.





  1. 7.        Faktor apa saja yang menjadi ukuran kompensasi adil atau tidak adil
  • Rasio kompensasi terhadap masukan (inputs) seseorang dalam bentuk usaha, pendidikan, pelatihan, ketahanan terhadap kondisi kondisi kerja yang merugikan dan sebagainya
  • Perbandingan rasio ini dengan rasio orang orang penting lainnya yang berhubungan langsung dengannya

  1. 8.        Dalam sub bab Nilai yang Sebanding apa yang menjadi topik utamanya
Persamaan gender antara pekerja pria dengan pekerja wanita. Upah diantara pekerja pria dan wanita disamakan sesuai dengan pekerjaan yang dilakukannya.

  1. 9.        Dalam sub bab evaluasi  di kenal dengan adanya konsistensi eksternal dan internal. Jelaskan definisinya
  • Konsistensi Internal           : berhubungan dengan konsep upah relatif pada perusahaan yang bersangkutan. Jika tarif penyelia lebih kecil dari seorang bawahan maka tarif ini tidak konsisten
  • Konsistensi eksternal         : merujuk kepada suatu relativitas yang diinginkan antara struktur upah organisasi dengan struktur upah di masyarakat, industri dan negara.

  1. 10.   Dalam sub bab sistem evaluasi pekerjaan ada berapa macam yang bisa dilakukan jika menggunakan pendekatan kualitatif sebutkan bentuk bentuknya!
Ada empat sistem dasar dalam manajemen pekerjaan yang digunakan yang dibagi menjadi dua kategori. Yang pertama adalah kategori yang mencakup metode-metode yang lebih sederhana yang tidak menggunakan faktor-faktor pekerjaan yang rinci. Dalam kategori ini di kenal dengan dua sistem yang disebut dengan sistem yang tidak bersifat kuantitatif yakni Penetapan peringkat sederhana dan Penggolongan mutu.
Kategori kedua mencakup beberapa sistem yang menggunakan pendekatan yang lebih rinci. Kategori ini dikenal sebagai pendekatan kuantitatif yang meliputi sistem butir dan sistem perbandingan faktor.


  1. 11.   Sebutkan bentuk teknik teknik penetapan peringkat. Jelaskan!
1)        Pekerjaan yang paling atas dan paling bawah harus dipilih sebagai patokan untuk menentukan peringkat bagi pekerjaan lainnya dalam proses penetapan peringkat tersebut
2)        Teknik perbandingan berpasangan, yang dibicarakan terdahulu, dapat diterapkan. Masing masing pekerjaan dapat dibandingkan dengan setiap pekerjaan lain, satu per satu
3)        Penggunaan suatu panitia penilai. Harus diakui, banyak dugaan dan kesewenang wenangan dalam setiap sistem evaluasi dan pengrata-rataan peringkat oleh sekelompok penilai yang berpengalaman sering kali menghasilkan penilaian yang lebih teliti
4)        Bagan organisasi (jika ada). Peringkat-peringkat evaluasi pekerjaan tidak boleh melanggar penetapan peringkat organisasional dari pekerjaan-pekerjaan yang digambarkan pada bagan tersebut. Atau jika melanggar bagan bagan tersebut maka bagan tersebut harus diubah

  1. 12.   Dalam penggolongan mutu pekerjaan ada berapa bentuk yang disebabkan?
Pertama, pekerjaan bisa diberi peringkat dan ditentukan kelasnya secara alami. Kedua, kita dapat meminta suatu panitia untuk menentukan lebih dahulu serangkaian definisi golongan mutu.

  1. 13.   Sebutkan prosedur dalam sistem butir dan prosedur dalam sistem perbandingan faktor!
1)        Memilih faktor-faktor pekerjaan
2)        Memilih pekerjaan-pekerjaan penting
3)        Menentukan tarif yang benar untuk pekerjaan pekerjaan penting
4)        Memberi peringkat pekerjaan-pekerjaan penting menurut setiap faktor pekerjaan
5)        Mengalokasikan tarif yang benar dari setiap pekerjaan penting kepada faktor faktor pekerjaan
6)        Mengevaluasi semua pekerjaan lain berdasarkan ukuran-ukuran faktor ini
7)        Merancang, menyesuaikan, dan melaksanakan struktur upah tersebut


  1. 14.   Apakah evaluasi pekerjaan terdapat hubungan manusia dengan pekerjaan?
Evaluasi pekerjaan dengan manusia itu saling berhubungan karena keabsahan evaluasi pekerjaan harus ditentukan oleh seorang karyawan. Dan dalam evaluasi pekerjaan juga seringkali adanya pertentangan antara nilai-nilai karyawan dengan manajemen evaluasi pekerjaan.

  1. 15.   Jelaskan pedoman EEOC secara umum!
EEOC adalah Komsi Kesamaan Kesempatan Kerja telah berusaha menyusun beberapa garis pedoman dalam penggunaan prosedur evaluasi pekerjaan. Beberapa kelompok telah menolak sistem sistem yang ada sebagai mekanisme untuk mempertahankan upah yang lebih tinggi bagi pekerjaan yang didomisili pria. Misal, jika semakin besar bobot yang diberikan kepada faktor kondisi kerja, maka pekerjaan pekerjaan yang secara tradisional dipegang oleh pria akan berjalan lebih baik dibawah sistem tersebut.
Walau tidak ada garis pedoman resmi yang telah disajikan, berikut ini adalah yang mungkin digunakan:
  • Suatu perusahaan harus menggunakan suatu sistem tunggal yang mencakup semua pekerjaan guna mengurangi peluang terjadinya diskriminasi terhadap kelas kelas pekerjaan tertentu
  • Pemilihan faktor harus sama-sama tepat bagi semua pekerjaan dan tidak condong untuk menguntungkan pekerjaan yang dipegang terutama oleh satu jenis kelamin atau ras tertentu
  • Jika angka untuk pekerjaan-pekerjaan yang khususnya dipegang wanita pada umumnya lebih rendah, ada kemungkinan majikan harus mempertahankan penggunaan skala-skala faktor semacam itu atas dasar kebutuhan dunia usaha
  • Penggunaan upah yang ada untuk memperoleh bobot faktor mungkin tidak dapat diterima kecuali jika dapat dibuktikan bahwa bobot semacam itu tidak berprasangka berdasarkan jenis kelamin
  • Sistem itu secara keseluruhan harus didokumentasikan, dijelaskan kepada semua orang, menggunakan para penilai yang terlatih baik, diaudit secara tetap untuk memperbarui uraian-uraian pekerjaan, menyediakan mekanisme banding dan melibatkan wakil-wakil karyawan dalam perancangan dan pelaksanaannya.
Bab 16 kompensasi
Motivasi
Secara umum Motivasi adalah dorongan untuk melakukan kegiatan secara intens untuk mencapai tujuan/target yang telah ditentukan/disepakati.

Dorongan Motivasi
Dorongan Motivasi terdiri dari :
  1. 1.       Upah
Merupakan salah satu alat pemuas kebutuhan-kebutuhan fisiologis,keterjaminan dan egoistic
  1. 2.       Keterjaminan Pekerjaan (security of job)
karena ancaman dari perubahan tekhnologis keinginan ini sangat mendapat prioritas untuk banyak karyawan dan serikat buruh
  1. 3.       Teman Sekerja yg Menyenangkan (congenial associates)
keinginan ini berasal dari kebutuhan social untuk berteman dan diterima
  1. 4.       Penghargaan atas Pekerjaan yg Dilakukan (credit for work done)
keinginan ini berasal dari pengelompokan kebutuhan secara egoistic dan dapat dipenuhi oleh manajemen melalui pujian lisan atas pekerjaan yg unggul,imbalan berupa uang untuk saran-saran dan pengakuan umum melalui pemberian hadiah
  1. 5.       Pekerjaan yang berarti (a meaningfull job)
keinginan ini berasal baik dari kebutuhan akan penghargaan maupun dorongan kea rah perwujudan diri dan prestasi.
  1. 6.       Kesempatan untuk maju (opportunity to advance)
tidak semua karyawan ingin maju. beberapa orang membutuhkaan kebutuhab-kebutuhan social lebih kuat dari pada kebutuhan egoistic.
  1. 7.       kondisi kerja yang aman, nyaman, dan menarik
keinginan akan kondisi kerja yang baik juga di dasari oleh banyak kebutuhan. kondisi kerja yang aman berasal dari kebutuhan akan keamanan.
  1. 8.       kepemimpinan yang mampu dan adil (competent and fair leadership)
keinginan akan kepemimpinan yang baik dapat berasal dari kebutuhan-kebutuhan fisiologis dan keterjaminan.  
  1. 9.       perintah dan pengarahan yang masuk akal (rasionable, orders, and direction)
perintah merupakan komunikasi resmi dari tuntutan organisasi. pada umumnya, perintah tersebut harus berkaitan dengan keadaan yang di perlukan, dapat di laksanakan lengkap tetapi tidak rinci secara berlebih-lebihan, jelas dan singkat, dan di sampaikan dengan cara yang merangsang sikap menerima.
  1. 10.   Organisasi yang relevan dari segi social(asocially relevan organization.
kecenderungan social yang semakin menaruh harapan pada organisasi-organisasi swasta, juga mempengaruhi pengharapan pada karyawan.

Unsur yang dipertimbangkan dalam motivasi ada 2 yaitu:
  1. 1.       Valensi
Adalah nilai yang di harapkan berupa hasil yang dinikmati karena melakukan perilaku yang ditentukan.
  1. 2.       Pengharapan (expectancy)
Adalah hubungan antara usaha dengan prestasi. Pengharapan kedua yang diminta untuk diperkirakan oleh orang itu adalah hubungan antara prestasi dan hasil-hasil primer.

Modifikasi perilaku dapat dilakukan pada saat: Memperbaiki hubungan-hubungan yang diharapkan antara prestasi dan hasil. Dengan memberikan beberapa ganjaran positif pada karyawan. Pilihan utama adalah skedul antara skedul ganjaran yang berkesinambungan dengan yang terputus-putus yang disesuiakan dengan waktu kerja atau prestasi.

Tindakan yang harus dilakukan jika ingin menggunakan modifikasi yaitu:
  1. Tentukan prestasi yang diinginkan dalam rumusan yang spesifik
  2. Tentukan ganjaran-ganjaran yang akan menarik para karyawan, dan
  3. Tuatlah ganjaran itu sebagai akibat langsung dari perilaku

Konsep dasar untuk melakukan modifikasi
  1. Manusia bertindak dengan cara yang mereka anggap paling menghasilkan ganjaran secara perorangan
  2. Dengan mengendalikan ganjaran, perilaku manusia dapat di modifikasi sedemkian rupa sehingga menghasilkan efektifitas organisasi

Macam-macam teori kepemimpinan ada 6:
  1. 1.       Otokrasi
    1. Otokrasi yang bersifat memaksa, disini pimpinan memberi perintah dan bila perlu mengancam
    2. Otokrasi yang penuh kebaikan, dimana pimpinan memberi perintah dan menjelaskan, memberi dorongan yang posotif jika dilakukan perilaku yang diinginkan
    3. Otokrasi yang manipulative, dimana pimpinan  “mengemudikan” para bawahan kedalam pemikiran bahwa mereka itu berpartisipasi pada saat pemimpin “menarik tali di bawah layar”
    4. Kepemimpinan Konsultatif, dimana para karyawan merasa dan percaya bahwa masukan-masukan (inputs) mereka enar-benar diinginkan dan mempunyai dampak atas keputusan yang bersangkutan
    5. Pendekatan laissez-faire, dimana pimpinan ingin bergabung dengan kelompok tersebut sebagai sesame peserta dan melakukan apa yang ingin di lakukan oleh kelompok itu.
    6. 2.       Teori 3-D Reddin
      1. Terpisah baik dari pertimbangan kemanusiaan maupun tugas
      2. Sangat mengutamakan tugas dan kurang memperhatikan pada manusia
      3. Sangat memperhatikan manusia dengan perhatian yang terbalas pada tugas
      4. Sangat memperhatikan pemaduan antara tugas dan sasaran-sasaran kemausiaan
      5. 3.       Teori Kontinjensi Fiedler
        1. Hubungan pemimpin – anggota
        2. Struktur tugas
        3. Kekuatan posisi dari pemimpin itu
        4. 4.       Pohon Keputusan (Decision Tree) Vroom Yetton
          1. Pemimpin mengambil keputusan dengan menggunakan informasi yang dimiliki secara pribadi.
          2. Pemimpin memperoleh informasi yang perlu dari para bawahan dandan kemudian memutuskan. Para bawahan mungkin di beritahu atau tidak di beritahu hakikat masalahnya.
          3. Pemimpin berbagi masalah dengan para bawahan yang ada hubungannya secara perorangan, meminta saran-saran, kemudian mengambil keputusan.
          4. Pemimpin berbagi masalah dengan para bawahan yang ada hubungannya sebagai suatu kelompok, memperoleh gagasan-gagasan kolektif, dan kemudian mengambil keputusan.
          5. Pemimpin berbagi masalah dengan kelompok,dan mengutamakan peranan sebagai seorang ketua dalam menghasilkan dan mengevaluasi alternative-alternatif dalam mencari consensus kelompok.
          6. 5.       Kisi Manajemen
            1. Pemimpin yang gayanya menunjukan perhatian yang kecil baik terhadap manusia maupun keluaran. Rddin menggunakan istilah “pembelot” dan setuju bahwa hal itu pada dasar tidak efektif.
            2. Manajer yang menekankan keluaran dan efisiensi operasi dengan mengabaikan atau tidak memperhatikan  komponen-komponen manusia. Reddin member judul “otokrasi” untuk hal ini.
            3. Manajer yang bijaksana, menyenangkan dan yang menunjukkan perhatian yang kecil terhadap keluaran. Pertimbangan-pertimbangan kemanusiaan diletakkan di atas tuntutan/syarat organisasi. Blake dan Mounton telah menyebut ini sebagai manajemen “country club”, sementara Reddin menggunakan “penganjur”. Keduanya sepakat bahwa hal itu tidak efektif.
            4. Manajer yang mencoba menyeimbangkan dan menukar perhatian terhadap kerja dengan satu tingkat kerja sama yang memuaskan, seseorang “pembuat kompromi”
            5. Manajer yang mencari keluaran yang tinggi dengan perantaraan orang-orang yang terikat (committed), suatu keikatan / komitmen yang dicapai melalui saling percaya hormat, dan realisasi dari saling ketergantungan. Reddin menyebut ini “eksekutif” dan setuju bahwa hal itu lebih efektif daripada “pembuat kompromi” dalam situasi-situasi yang memerlukan pemaduan.
            6. 6.       Rangkaian kesatuan Likert
Sistem I. Otokrasi Eksploratif
Sistem II. Otokrasi yang penuh kebaikan
Sistem III. Kepemimpinan konsultatif
Sistem IV. Kepemimpinan kelompok partisipatif
 Bab pengembangan individu dan organisasi
Pertanyaan:
  1. 1.    Apa yang dimaksud dengan pengembangan?
Jawab : pengembangan adalah proses peningkatan pengetahuan dan keterampilan
  1. 2.    Apa yang di kembangkan ?
Jawab : Sumber Daya Manusia dan Organisasi yang dikembangkan
Tahu           Paham           Amal          Rutin           Terampil           Rezeki
  1. 3.    Apa manfaat dari pengembangan?
Jawab : program-program pengembangan akan memberi manfaat kepada organisasi berupa peningkatan produktivitas,peningkatan moral, pengurangan biaya, dan stabilitas serta keluwesan (fleksibilitas) organisasi yang makin besar untuk menyesuaikan diri dengan persyaratan-persayaratan eksternal yang berubah.
  1. 4.    Dalam pengembangan, ada gradasi atau tidak?
Jawab : ada, Gradasi = Urutan
SDM          Individu           Manajer          Organisasi
  1. 5.    Ada berapa macam bentuk pengembangan?
Jawab : pengembangan meliputi baik pelatihan/ untuk meningkatkan keterampilan dalam melaksanakan pekerjaan tertentu maupun pendidikan untuk meningkatkan pengetahuan umum dan pemahaman atas keseluruhan lingkungan
  1. 6.    Ada berapa hal yang harus kita lakukan dalam proses pengembangan ?
Jawab :
-       Program-program pelatihan bagi non manajer
-       Program-program pelatihan dan pendidikan bagi para eksekutif untuk mengembangkan kemampuan manajemen
-       Program-program yang di rancang untuk mengembangkan unit-unit organisasi sebagai suatu kesatuan
  1. 7.    Ada berapa prosedur pelatihan ?
Jawab : ada 5, yaitu :
-       Persiapan instruktur
-       Persiapan petatar
-       Menyajikan tugas
-       Pelaksanaan percobaan
-       Tindak lanjut
  1. 8.    Sebutkan jenis-jenis peltihan operasional!
Jawab :
Pelatihan di tempat kerja mempunyai kelebihan karena member motivasi besar pada petatar (trainee) untuk belajar karena pelatihan itu tidak berlangsung dalam situasi kelas yang artificial. Penyelia khususnya mengikuti seperangkat prosedur dalam melatih seorang karyawan untuk melaksanakan suatu tugas tertentu.
Sekolah Vestibule dibentuk untuk mengatasi masalah pelatihan yang umumnya sama dan dihadapi dalam pelatihan di tempaat kerja. Sekolah vestibule merupakan suatu kegiatan khusus departemen personalia. Sekolah itu biasanya melatih jenis pekerjaan yang sama dengan pelatihan di tempat kerja. Jika jumlah pelatihan yang harus dilakukan melebihi kemampuan penyelia lini, suatu bagian dari pelatihan ini dipisahkan dari lini dan ditugaskan kepada staf melalui sekolah vestibule. Setiap kali fungsi staf dikembangkan dari lini, timbul kesempatan-kesempatan besar untuk terjadinya konflik. Keuntungannya dari spesiallisasi. Instruktur, seorang spesialis harus lebih terampil dalam mengajar. Kelemahannya adalah masalah-masalah organisasional , situasi pelatihan yang terlalu dibuat-buat dan perlunya investasi tambahan dalam peralatan pelatihan
Program magang yakni dirancang untuk tingkat keterampilan yang lebih tinggi. Program magang lebih mengutamakan / melibatkan pengetahuan dalam melakukan suatu keterampilan atau serangkaian pekerjaan yang berhubungan.
Kursus-kursus khusus , sistem pelatihan operasional yang terakhir ini oleh beberapa orang mungkin di golongkan sebagai pendidikan dan bukan pelatihan. Keuntungannya bagi petatar adalah bahwa dia dapat memilih kecepatan belajar sendiri, mengulangi bahannya jika diinginkan, dan mempergunakan mesin itu jika perlu. Metode pengajarannya menggunakan konsep dasar belajar berupa :
  1. Penetapan tujuan yang jelas (eksplisit)
  2. Pemecahan pokok bahasa menjadi bagian-bagian kecil pengetahuan yang berurutan secara logis
  3. Tuntutan akan peran aktif dari pihak pelajar
  4. Situasi yang memungkinkan pelajar untuk mengatur kecepatannya sendiri
  5. Dorongan langsung untuk belajar melalui penyajian umpan balik dan hasil-hasilnya
  6. 9.    Kenapa harus dilakukan pengembangan manajemen ?
Jawab : karena pada umumnya manajer menyediakan tidak lebih dari separo waktu nya untuk berhubungan dengan para bawahannya, sisanya dibagikan kepada orang-orang di luar garis komando, karena di perlukan keterampilan untuk menghimbau , berunding, mengkordinasi, dan memudahkan
10.  Apa saja tugas manajer ?
Jawab :
-       Keterampilan dalam mengambil keputusan
-       Keterampilan antar pribadi
-       Pengetahuan tentang pekerjaan
-       Pengetahuan tentang organisasi
-       Pengetahuan umum
-       Kebutuhan khusus perorangan
11.  Evaluasi program dan bentuk2 program apa yang umumnya bisa di evaluasi ?
Jawab :
-       Telaah kasus untuk keterampilan pemecahan persoalan dan penerimaan peserta
-       Diskusi dengan konperensi untuk memperoleh pengetahuan
-       Pelatihan kepekaan (sensitivity training)
-       Pelakonan peran (role playing) untuk mengembangkan keterampilan antar pribadi
-       Instruksi terprogram (programmed instruction) untuk mengingat pengetahuan
12.  Apa yang dimaksud dengan pengembangan organisasi dan bagaimana caranya ?
Jawab : suatu usaha yang direncanakan dan diperhitungkan untuk menggerakkan organisasi itu sebagai suatu unit kea rah iklim model yang terbuka,organik, dan mempertimbangkan perilaku.


sumber : diskusi kelas 2EB12 Universitas Gunadarma

KOMUNIKASI DAN PENYULUHAN

-->
Persoalan komunikasi adalah persoalan yang paling luas dalam bidang manajemen personalia. Hal itu mencakup pertimbangan atas persoalan – persoalan yang akan dikomunikasikan, media, saluran, komunikator, dan lambang – lambang komunikasi. Dalam bab ini terutama kita telah memperhatikan proses komunikasi, yaitu penyampaian makna / arti dan pemahaman dari seorang manusia kepada yang lain. Proses ini pada asasnya dirinci ke dalam lima unsur, antara lain isyarat (pesan), pengirim isyarat, sarana pengiriman isyarat (channel), umpan baik (feedback), dan juga penerima.
Komunikasi yang sebenarnya belum terjadi jika si penerima tidak benar – benar memahami arti dan maksud yang sebenarnya dari pembicara. Lambang – lambang komunikasi itu ada empat, yaitu kata – kata, tindakan, gambar, dan angka. Pengertian tentang fonetik dan semantik penting bagi manajer modern. Penerima lambang – lambang ini dibebani dengan tanggung jawab untuk mendengarkan atau membaca dengan penuh perhatian. Terdapat berbagai jenis usaha dengar, seperti marginal, evaluatif, dan proyektif. Kesempatan – kesempatan akan bertambah jika kedua pihak bersedia menggunakan proses penyingkapan dan umpan balik dalam menciptakan suatu “gelanggang” yang lebih besar dalam jendela johari, karenanya mengakibatkan tingkat keterbukaan, keterusterangan, dan kepercayaan yang lebih besar.
Penyuluhan adalah salah satu pendekatan yang lebih efektif guna mengurangi perselisihan dan memadukan kepentingan. Penyuluhan yang bersifat mengarahkan, yang secara luas di praktekkan oleh sebagian besar manajer, bersandar pada falsafah bahwa manajer lah yang paling dapat memahami situasi dan masalah – masalah perorangan yang timbul dari situasi tersebut. Penyuluhan yang bersifat tidak mengarahkan bersandar pada keyakinan bahwa karyawan lah yang mampu memahami masalah – masalah emosionalnya sendiri dan merencanakan pemecahan yang efektif untuk dirinya. Terbatasnya keahlian penyelia dalam memberikan penyuluhan secara mendalam, karena kontradiksi dalam penggunaan wewenangnya, maka kita hanya bisa berharap agar penyelia tersebut melaksanakan suatu pendekatan yang pada dasarnya bersifat mengarahkan dengan mencurahkan perhatian yang besar untuk mendengarkan karyawan pada tahap – tahap awal guna menunjukkan keterbukaan dan mendorong umpan balik.

















PERTANYAAN

  1. Apa yang dimaksud dengan komunikasi?
  • Komunikasi adalah suatu proses pembentukan, penyampaian, penerimaan dan pengolahan pesan yang terjadi di dalam diri seseorang dan atau di antara dua atau lebih dengan tujuan tertentu.


  1. Apa hubungan komunikasi dengan fungsi pemeliharaan?
  • Fungsi pemeliharaan adalah kegiatan untuk memelihara atau meningkatkan kondisi fisik, mental, dan loyalitas dari karyawan agar tercipta hubungan jangka panjang, Wujudnya berupa rasa betah dan mempunyai kemauan untuk bekerja dengan sebaik-baiknya pada organisasi.
Komunikasi sangat penting dalam fungsi pemeliharaan dikarenakan komunikasi memiliki andil yang kuat dalam proses ini, dimana komunikasi sangat berpengaruh untuk terpeliharanya kemauan dari karyawan untuk meningkatkan kualitas kerja karyawan tersebut.


  1. Ada berapa jenis struktur komunikasi? Sebutkan perbedaannya!
  • Terdapat 3 jenis struktur komunikasi, yaitu:

(dari kiri ke kanan)
Jaringan yang pertama adalah yang paling serupa dengan struktur formal dari suatu perusahaan (dimana 4 orang dapat berkomunikasi hanya dengan orang ke – 5, yang menjadi pusat / manajer). Jaringan yang kedua adalah wakil dari konsep arus bebas yang berorientasi keperilakuan (setiap orang dapat berkomunikasi dengan individu lain). Dalam jaringan yang terakhir, disebut juga denga jaringan melingkar (circular), dimana setiap orang dapat berkomunikasi hanya dengan dua individu, yang dapat mengingatkan kita pada suatu jalur perakitan.

  1. Ada berapa jenis saluran komunikasi? Jelaskan!
  • Terdapat 2 saluran komunikasi, yaitu saluran komunikasi ke atas dan saluran komunikasi ke bawah. Saluran ke atas adalah ketika karyawan menyampaikan aspirasinya kepada atasannya yang dalam posisi ini adalah manajernya. Berikut ini dalam saluran komunikasi ke atas akan mencakup hal – hal sebagai berikut:
  1. Hubungan tatap muka ( face – to – face)
  2. Pertemuan kelompok penyelia
  3. Perwakilan khusus suatu organisasi yang secara periodik bertemu dengan manajemen puncak.
  4. Program “buka mulut”
  5. Kotak pengaduan tanpa nama (anonim).
  6. Pertemuan tahunan karyawan yang sejajar dengan pertemuan tahunan pemegang saham.
  7. Prosedur keluhan.
  8. Daftar pertanyaan tentang moral.
  9. Wawancara pelepasan kerja.
  10. Kebijakan pintu terbuka.
  11. Serikat buruh.
  12. Desas – desus.
  13. Ombudsman (penampung keluhan).
  14. Program penyuluhan karyawan.
Sedangkan saluran ke bawah, meliputi hal – hal:
  1. Rantai komando.
  2. Papan buletin dan poster.
  3. Majalah perusahaan.
  4. Surat kepada karyawan.
  5. Buku pegangan karyawan.
  6. Rak – rak informasi.
  7. Sistem pengeras suara.
  8. Sisipan upah.
  9. Desas – desus (grapevine)
  10. Laporan tahunan.
  11. Pertemuan kelompok.
  12. Serikat buruh.

  1. Apa yang dimaksud dengan sensor / saringan komunikasi?
  • Sensor / saringan komunikasi adalah penahan, penafsiran, dan penggantian fakta yang akan dikirimkan secara sadar dan tidak sadar. Biasanya pengirim akan dipengaruhi oleh motif – motif yang mementingkan diri sendiri yang berupa keinginan untuk kelihatan baik di mata para atasan yang mengendalikan masa depan.

  1. Apa yang dimaksud dengan jendela johari? Jelaskan!
  • Jendela johari adalah suatu alat konseptual yang dibuat oleh Joseph Luft dan Harry Ingham, yang tujuannya untuk menganalisis komunikasi interpersonal antara individu dengan individu lainnya.

Petak 1 adalah “gelanggang” komunikasi, yaitu informasi dilakukan secara bersamaan dan diketahui secara berbarengan oleh individu tersebut dengan individu lainnya. Petak 2 disebut “noda buta” (blind spot), dimana informasi diketahui oleh orang – orang lain, namun individu tersebut tidak mengetahui.
Petak 3 disebut “tedeng aling – aling” (facade), dimana informasi hanya diketahui oleh satu individu tetapi individu lainnya tidak mengetahui. Petak 4 adalah informasi yang ada namun tidak diketahui oleh semua individu.

  1. Sebutkan dan jelaskan unsur – unsur komunikasi!
  • Terdapat 5 unsur – unsur komunikasi, yaitu:

Keterangan :
  • S : Source (sumber)
  • M : Message (pesan)
  • R : Receiver (penerimaan)
  • C : Channel (saluran / media)
  • E : Effect (Umpan balik, feedback)


  1. Ada berapa macam jenis usaha dengar? Dan diantaranya mana yang paling baik untuk berkomunikasi? Jelaskan!
  • Ada 3 jenis macam usaha dengar, yaitu:
  1. Marginal
      • Suatu proses yang mencurahkan tingkat perhatian yang kecil kepada pembicara.

  1. Evaluatif
      • Bersifat penuh perhatian, bukan marginal. Dan kita juga mempertimbangkan dan mengevaluasi ucapannya. Jenis usaha dengar ini dapat menyebabkan salah pengertian atas pembicara dan bahkan penghinaan kepada orang tersebut.

  1. Proyektif
      • Komunikasi yang sebenarnya terjadi jika pendengar benar – benar mendengar dan mengerti posisi dan maksud dari pembicara. Kita berusaha memproyeksikan diri kita ke dalam pikiran pembicara dan benar – benar mencoba memahami sudut pandangnya tanpa evaluasi pada saat ini.
Dan jenis usaha dengar yang paling baik untuk berkomunikasi adalah jenis proyektif, karena kita dapat benar – benar memahami keadaan dari seorang individu.

  1. Apa yang dimaksud dengan penyuluhan? Jelaskan!
  • Penyuluhan adalah suatu suatu kegiatan pemberian informasi yang dilakukan oleh petugas yang dilakukan dengan menggunakan metode-metode penyuluhan dan menggunakan alat peraga sebagai media penyampaian informasi


  1. Dalam organisasi, penyuluhan dalam bentuk apa yang paling baik di manfaatkan?
  • Penyuluhan kooperatif, karena penyuluhan ini diawali oleh tekanan yang eksklusif atas pendekatan yang bersifat tidak mengarahkan, sehingga yang di suluh mengutarakan kesulitan – kesulitan dan penyelia menerima usaha dengar sebagai efektif, jeli, dan bersungguh – sungguh.


  1. Apa perbedaan penyuluhan yang mengarahkan dan penyuluhan yang tidak mengarahkan?
  • Penyuluhan yang bersifat mengarahkan prakteknya dipimpin oleh seorang manajer, sehingga manajer paling memahami situasi dan masalah – masalah personal. Penyuluhan yang bersifat tidak mengarahkan bersandar pada keyakinan bahwa seseorang dapat memahami masalah – masalah emosional nya sendiri.

  1. Apa tujuan dari penyuluhan itu sendiri?
  • Tujuan penyuluhan adalah melakukan pendekatan untuk mengurangi perselisihan dan memadukan kepentingan.

    sumber : diskusi kelas 2EB12 Universitas Gunadarma

Valuta Asing

PENGERTIAN
Valuta asing atau biasa disebut juga dengan kata lain seperti valas, foreign exchange, forex atau juga fx adalah mata uang yang di keluarkan sebagai alat pembayaran yang sah di negara lain.
Bursa valuta asing dalam kosakata inggris: foreign exchange market, forex atau disingkat bursa valas yang merupakan suatu jenis perdagangan atau transaksi yang memperdagangkan mata uang suatu negara terhadap mata uang negara lainnya (pasangan mata uang/pair) yang melibatkan pasar-pasar uang utama di dunia selama 24 jam secara berkesinambungan. Dan dalam perkembangannya akhir ini uang berkembang menjadi komoditas yang bisa di perdagangkan. Pasar valuta asing sendiri mengalami pertumbuhan yang pesat pada awal dekade 70’an.
Bisa dilihat ada 6 Peringkat Teratas Mata Uang Yang Diperdagangkan Peringkat Mata uang ISO 4217 Kode Simbol
1 United States dollar USD $
2 Eurozone euro EUR €
3 Japanese yen JPY ¥
4 British pound sterling GBP £
5 Swiss franc CHF -
6 Australian dollar AUD $
Pusat perdagangan utama adalah di London, New York, Tokyo dan Singapura namun bank-bank diseluruh dunia menjadi pesertanya. Perdagangan valuta asing terjadi sepanjang hari dimana apabila pasar Asia berakhir maka pasar Eropa mulai dibuka dan pada saat pasar Eropa berakhir maka pasar Amerika dimulai dan kembali lagi ke pasar Asia, terkecuali di akhir pekan.
Di bursa valas (valuta asing) ini orang dapat membeli ataupun menjual mata uang yang diperdagangkan. Secara obyektif adalah untuk mendapatkan profit atau keuntungan dari posisi transaksi yang dilakukan.
PENYEBAB PASAR VALUTA ASING TUMBUH DENGAN PESAT
1.      Pergerakan nilai valuta asing yang mengalami pergerakan cukup signifikan sehingga menarik bagi beberapa kalangan tertentu untuk berkecimpung di dalam pasar valuta asing.
2.      Bisnis yang semakin mengglobal. Dengan semakin sengitnya persaingan bisnis membuat perusahaan harus mencari sumber daya baru yang lebih murah, dan tersebar di seluruh dunia sehingga menimbulkan permintaan akan mata uang suatu negara tertentu.
3.      Perkembangan telekomunikasi yang begitu cepat dengan adanya sarana telepon, telex, faksimile, internet maka memudahkan para pelaku pasar untuk berkomunikasi dan transaksi dapat lebih mudah dilakukan.
4.      Keuntungan yang di peroleh di pasar valas yang cenderung besar meningkatakan keinginan berbagai pihak berusaha memperoleh gain dari pergerakan valuta asing.
Pergerakan nilai valuta asing yang selalu berubah-ubah dari waktu ke waktu karena hukum demand dan supply selalu melibatkan berbagai pelaku pasar yang mempunyai berbagai kepentingan.
PELAKU PASAR VALUTA ASING
1.      Perusahaan.
Untuk meningkatkan daya saing dan menekan biaya produksi perusahaan selalu melakukan eksplorasi terhadap berbagai sumber-sumber daya yang baru dan yang lebih murah. Bisanya kita menyebut kegiatan ini dengan kegiatan impor. Dan perusahaan juga akan selalu melakukan kegiatan eksplorasi market untuk memperluas jaringan distribusi barang dan jasa yang telah di produksi oleh perusahaan tersebut yang pada akhirnya akan timbul pendapatan dalam mata uang lain. Biasanya kita menyebut kegitatan tersebut dengan ekspor. Karena ada kegiatan impor dan ekspor inilah perusahaan kadang memerlukan mata uang negara lain dengan jumlah yang cukup besar.
2.      Masyarakat atau perorangan.
Masyarakat atau perorangan dapat melakukan transaksi valuta asing di sebabkan oleh beberapa faktor. Faktor yang pertama adalah kegiatan spekulasi, yaitu dengan memanfaatkan fluktuasi pergerakan nilai valuta asing untuk memperoleh keuntungan. Faktor kedua adalah kebutuhan konsumsi pada saat berada di luar negeri. Sebagai contoh sebuah keluarga tamasya ke Singapura, untuk membeli kebutuhan konsumsi di sana harus menggunakan Dolar Singapura, karena Rupiah tidak berlaku di sana, begitu pula Dolar Singapura juga tidak berlaku di Indonesia untuk belanja kebutuhan sehari-hari.
3.      Bank Umum.
Bank umum melakukan transaksi jual beli valas untuk berbagai keperluan antara lain melayani nasabah yang ingin menukarkan uangnya kedalam bentuk mata uang lain. Untuk memenuhi kewajibannya dalam bentuk valuta asing.
4.      Broker.
Broker adalah perusahaan yang menjadi perantara terjadinya transaksi valuta asing. Mereka membantu kita untuk mencarikan pembeli ataupun penjual.
5.      Pemerintah.
Pemerintah melakukan transaksi valuta asing untuk berbagai tujuan antara lain membayar hutang luar negeri, menerima pendapatan dari luar negeri yang harus di tukarkan lagi kedalam mata uang local.
6.      Bank Sentral.
Di banyak negara bank sentral adalah lembaga independent yang bertugas menstabilkan mata uangnya. Biasanya bank sentral melakukan jual beli valuta asing dalam rangka menstabilkan nilai tukar mata uangnya yang biasa disebut dengan kegiatan intervensi.
Valuta asing ini sangatlah berperan penting dalam Sistem Moneter Internasional. Jika terjadi penurunan ataupun kenaikan nilai valuta asing, maka hal ini akan memberikan pengaruh terhadap dunia internasional. Sebelum ada valuta asing ini, dunia internasional menggunakan emas sebagai alat investasinya karena dianggap nilai emas dapat terus naik setiap saat. Biasanya emas ini dibeli dan dijual kepada bank-bank sentral dengan standar tukar emas yang telah ditetapkan. Bank-bank disini berperan sebagai lembaga pemerintah yang mengelola kebijaksanaan moneter di setiap negara. Jadi, bank disini menjadi perwakilan dalam mengatur kebijakan moneter dalam negaranya. Sudah barang tentu jika ada sesuatu yang terjadi dalam bidang bisnis, moneter dan keuangan di salah satu negara di dunia (negara yang berpengaruh), maka akan berpengaruh juga terhadap sistem moneter internasional.

pasar uang

PASAR UANG
Desember 7, 2007 — triwisanti

Pengertian 
Pasar Uang (Money Market) adalah pasar dengan instrumen financial jangka pendek, umumnya yang diperjualbelikan berkualitas tinggi.  Jangka waktu instrumen pasar uang biasanya jatuh tempo dalam waktu satu tahun atau kurang.

Mekanisme Pasar Uang 
Pasar Uang berbeda dengan Pasar Modal yang tradingnya dilakukan melalui Bursa atau Stock Exchange, misalnya di USA:  Bursa Wall Street, New York, di Indonesia:  Bursa Efek Jakarta (Jakarta Stock Exchange), Bursa Efek Surabaya (Surabaya Stock Exchange).
Pasar Uang  sifatnya abstrak, tidak ada tempat khusus seperti halnya dengan Pasar Modal, transaksi pada Pasar Uang dilakukan secara OTC (Over The Counter Market), dilakukan oleh setiap peserta (partisipan) melalui Desk atau Dealing Room masing-masing peserta.
Sarana yang digunakan dalam melakukan transaksi Pasar Uang dapat berupa:
-  Reuters Monitor Dealing Screen (RMDS)
-  Telex
-  Telepon
-  Fax, dan
-  Sarana telekomunikasi lainnya yg diperkenankan untuk transaksi tsb.
            Transaksi Pasar Uang dilakukan setiap hari kerja Bank sejak Senin Pagi di Wellingthon sampai Jum’at sore pk.17.00 waktu New York, beroperasi selama 24 jam.  Khusus untuk di Indonesia terutama mata uang IDR (Indonesian Rupiah) sesuai atau mengacu pada ketentuan Bank Indonesia.

Fungsi Pasar Uang                                                                                                               
  • Sarana alternatif khususnya bagi lembaga-lembaga keuangan, perusahaan-perusahaan non keuangan, dan peserta-peserta lainnya, baik dalam memenuhi kebutuhan dana jangka pendeknya maupun dalam rangka melakukan penempatan dana atas kelebihan likuiditasnya. 
  • Sbg sarana pengendali moneter (secara tidak langsung) oleh penguasa moneter dalam melaksanakan operasi terbuka, krn di Indonesia pelaksanaan operasi pasar terbuka oleh Bank Sentral Indonesia dilakukan melalui pasar uang dengan Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dan Surat Berharga Pasar Uang (SBPU) sebagai instrumennya.
Peserta Pasar Uang
  • Bank Sentral
  • Bank Komersial
  • Financial Institution (FI)
  • Perusahaan-perusahaan Besar (MNC)
  • Individuals
  • Broker 
Instrumen Pasar Uang
            Instrumen Pasar Uang yang banyak ditransaksikan di berbagai negara dan diperdagangkan secara internasional antara lain meliputi: 
1.      Treasury Bills (T-Bills)
2.      Commercial Paper (CP)
3.      Negotiable Certificate of Deposits (CDs)
4.      Banker’s Acceptance (BA)
5.      Bill of Exchange
6.      Repurchase Agreement (Repos)
7.      Fed  Funds (di Amerika Serikat)
Sedangkan instrumen Pasar Uang yang diperdagangkan dalam pasar uang di Indonesia saat ini antara lain: 
1.      Sertifikat Bank Indonesia (SBI)
2.      Surat Berharga Pasar Uang (SBPU)
3.      Sertifikat Deposito
4.      Commercial Paper (CP)
5.      Call Money
6.      Wesel dan Promes
7.      Repurchase Agreement
8.      Banker’Acceptance, dan (BA)
9.      Bill of exchange  
Kebutuhan Adanya Pasar Uang
             Alasan kenapa pasar uang dibutuhkan dalam sistem perekonomian adalah banyaknya perusahaan serta individu yang mengalami arus kas yang tidak sesuai antara inflows dan outflows. Misalnya, perusahaan melakukan penagihan dari klien pada periode tertentu dan pada waktu yang lain ia harus mengeluarkan uang untuk menutupi biaya operasionalnya.  Untuk mengatasi masalah tersebut (perusahaan pada saat kasnya mengalami defisit), maka perusahaan tersebut sementara dapat memasuki pasar uang sebagai peminjam dengan mencari lembaga keuangan atau pihak lain yang memiliki surplus (kelebihan) dana.  Selanjutnya, pada saat perusahaan tersebut mengalami surplus dana, maka perusahaan tersebut menjadi kreditor dalam pasar uang untuk memperoleh pendapatan daripada membiarkan danaya tak terpakai atau idle.
             Oleh karena itu, pasar uang berfungsi untuk menjembatani adanya kesenjangan antara penerimaan dan pengeluaran dana; menutup kekurangan dengan pinjaman jangka pendek apabila pengeluaran dana melebihi penerimaan; dan penyediaan outlet investasi untuk memperoleh pendapatan bunga bagi unit yang penerimaannya melebihi pengeluaran.  
Debitur dan Kreditur dalam Pasar Uang
             Menentukan siapa debitur (borrower) dan kreditur (lender) dalam pasar uang agak sulit.  Perusahaan atau lembaga-lembaga yang sama sering beroperasi di kedua sisi pasar uang, yaitu dalam waktu yang sama bisa sebagai debitur dan kreditur.  Misalnya, sebuah bank umum yang beroperasi di pasar uang akan meminjam dana secara agresif  melalui sertifikat deposito dan instrumen utang jangka pendek lainnya; dan  pada waktu yang sama bank tersebut memberi pinjaman jangka pendek kepada perusahaan-perusahaan yang sementara sedang mengalami kekurangan dana.
            Lembaga-lembaga yang biasanya ikut bermain di dua sisi pasar uang adalah bank-bank besar, lembaga-lembaga keuangan non bank, lembaga-lembaga pemerintah.  Bahkan bank-bank sentral dapat menjadi pemasok dana yang agresif di pasar uang dan mengambil posisi sebaliknya pada esok harinya.  Kegiatan tersebut biasanya dilakukan dalam rangka pelaksanaan operasi pasar terbuka.  
Tujuan Pasar Uang Bagi Investor
             Investor di pasar uang terutama mencari keamanan dan likuiditas disamping peluang untuk memperoleh pendapatan bunga.  Hal tersebut disebabkan dana yang diinvestasikan di pasar uang adalah kelebihan dana sementara, dan biasanya dibutuhkan dalam waktu singkat untuk membayar pajak, gaji, deviden dsb.  Dengan alasan ini, maka investor di pasar uang sangat sensitif terhadap resiko.  
Jenis-jenis Resiko Investasi di Pasar Keuangan 
1.      Resiko Pasar (interest rate risk), yaitu resiko yang berkaitan dengan turunnya harga surat berharga (dan tingkat bunga naik) mengakibatkan investor mengalami capital loss.
2.      Resiko Reinvestment, yaitu resiko terhadap penghasilan-penghasilan suatu aset finansial yang harus di re-invest dalam aset yang berpendapatan rendah (resiko yang memaksa investor menempatkan pendapatan yang diperoleh dari bunga kredit atau surat-surat berharga ke investasi yang berpendapatan rendah akibat turunnya tingkat bunga..
3.      Resiko Gagal Bayar (default risk atau credit risk), yaitu resiko yang terjadi akibat tidak mampunya peminjam (debitur) memenuhi kewajibannya sesuai dengan yang dijanjikan.
4.      Resiko Inflasi (resiko daya beli atau purchasing power risk).  Untuk menghadapi hal tersebut kreditur biasanya berusaha mengimbangi proyeksi inflasi engan meminta atau mengenakan tingkat bunga yang lebih tinggi.
5.      Resiko Valuta (currency risk atau exchange rate risk).
6.      Resiko Politik, ini berkaitan engan kemungkinan adanya perubahan ketentuan perunangan yang berakibat turunnya pendapatan yang diperkirakan dari suatu investasi atau bahkan akan terjadi kerugian total dari modal yang diinvestasikan.
7.      Marketability atau Liquidity Risk, ini dapat terjadi apabila instrument pasar uang yang dimiliki sulit untuk dijual kembali sebelum jatuh tempo.  Sulitnya menjual kembali surat berharga tersebut memberi resiko untuk tidak dapat mencairkan kembali instrument pasar uang dalam bentuk uang tunai pada saat membutuhkan likuiditas sebelum jatuh tempo.
Sumber:
  1. Dunil Z, Kamus Istilah Perbankan Indonesia,  PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2004
  2. Riyadi Selamet, Banking Assets and Liability Management, Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Edisi Ketiga, Jakarta, 2007
  3. Siamat Dahlan, Manajemen Lembaga Keuangan, Lembaga Penerbit Fakulta Ekonomi Universitas Indonesia, Edisi Kelima, Jakarta, 2005
  4. Sutojo Siswanto, The Management of Commercial Bank, PT Damar Mulia Pustaka, Edisi Baru, 2007